Free SpongeBob ani Cursors at www.totallyfreecursors.com
Tampilkan postingan dengan label Karyaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karyaku. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Agustus 2012


Goresan Penaku
Terkadang ketika aku ditanya sesuatu, aku tak bisa menjawab. Terdiam terpaku layaknya seperti dedaunan kering yang terhempas angin menuju lautan bebas. Aku terpuruk, tak bisa merasakan udara bebas, bagaikan berada di sebuah jeruji besi di antara pepohonan lebat. Aku membalikkan diri, ingin mengucapkan sesuatu namun mulut ini tak bisa berkata apa-apa. Terkunci rapat-rapat entah kemana kuncinya berada, aku menunggu hingga mulut ini dapat berkata sesuatu. Namun itu kenyataan yang tak mungkin. Ku terus mencari kemana kunci itu berada, tapi sekarang aku sadar ternyata kunci itu tak berada pada diriku lagi. Aku terdiam lemah, kenapa aku sampai seperti ini. Menutup hatiku yang tak bisa diisi oleh orang lain. Sungguh malang nasibku. Hingga aku terus menunggu-menunggu kapan aku terbebas dari jeratan ini. Aku ingin menemukan kunci kehidupan yang telah hilang dari hidupku.

Ketika aku memandang langit di malam hari dan melihat beribu bintang di sana, aku bertanya mengapa aku tak seperti bintang yang berkelap kelip di malam gelap mungkin kelak aku akan bahagia.
Ketika aku memandang bulan, aku bertanya. Mengapa aku tak seperti bulan yang dapat menerangi malam yang gelap. Menemani dan mengusir rasa takut ku setiap malam.
Ketika aku memandang matahari, aku bertanya. Mengapa aku tak seperti matahari yang tak kenal lelah untuk menyinari alam semesta yang memberikan sinar di alamku.
Mengapa hidup itu sangat sulit, mengapa aku tak seperti bintang, bulan, dan matahari. Mengapa aku harus terpuruk dengan rasa sakit ini. Sungguh aku tak bisa menghilangkannya, aku bagaikan terombak ambik di lautan dalam. Menerjang ombak di lautan yang tak bisa aku gapai, ingin rasanya aku ke daratan namun aku tak bisa menggapai daratan. Ingin rasanya aku terbang ke langit namun aku tak seperti burung yang memiliki kedua sayap. Aku diam terpaku dan tak bisa merasakan apa-apa.